metode tamyiz

GETAR (Gerakan Tarjamah) Al-Qur’an Melalui Metode Tamyiz

Bagi Umat Islam Indonesia dan Umat Islam di belahan dunia lain yang tidak berbahasa ibu bahasa arab, bisa jadi memahami bahasa arab sebagai langkah awal memahami Al-Qur’an adalah kendala berat yang harus dihadapi. Di sinilah bermula tantangan itu. Bahasa arab sebagai bahasa tutur Al-Qur’an seharusnya menjadi bahasa yang juga tidak sulit dipahami, karena secara repetitif Allah menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu mudah untuk dijadikan pelajaran dan peringatan bagi manusia (Q.S.Al-Qamar, 54:17, 22, 32, 40). Karenanya, sejak masa awal Islam khazanah kajian seputar pengkajian bahasa arab menjadi salah satu mainstream yang banyak diminati. Kitab-kitab turats yang berhubungan dengan ilmu kebahasaan (bahasa arab) banyak bermunculan. Namun, dalam perkembangannya kajian bahasa arab yang semula ditujukan untuk memepermudah pemahaman Al-Qur’an di kalangan umat Islam menjadi ekslusif sebagai sebuah kajian bahasa ansich. Sehingga alih-alih semakin banyak umat islam yang memahami kandungan Al-Qur’an, malah banyak yang disibukkan dengan perdebatan yang mengasyikan seputar ilmu bahasanya. Read more about GETAR (Gerakan Tarjamah) Al-Qur’an Melalui Metode Tamyiz