Metode Abyan

Metode Abyan: Metode Belajar Bahasa Arab Tanpa Menggunakan Istilah Arab Nahwu Sharaf

Metode Abyan

Karena hal-hal itulah, pada tahun 2006 KH Umar Ash-Shiddiiq memformulasikan suatu metode yang mudah agar seseorang bisa lebih mudah dan cepat menguasai ilmu nahwu dan sharaf secara tuntas. Metode ini berfokus kepada bagaimana secara mudah dan cepat seseorang bisa membaca kitab gundul atau kitab kuning dengan benar. Beliau telah mengidentifikasikan bahwa salah satu kendala terbesar yang menyebabkan kemajuan yang sangat lambat dalam menguasai ilmu nahwu dan sharaf adalah adanya istilah-istilah Arab ilmu nahwu sharaf seperti, isim, fi’il, mubtada’, dan masih banyak lagi istilah beserta segala definisinya. Padahal pada tahap awal belajar bahasa Arab, beliau memandang istilah tersebut beserta definisinya belum perlu diperkenalkan sekalipun sangat penting. Oleh karena itulah, dalam buku “Metode Abyan” yang beliau tulis bersama seorang muridnya tidak akan ditemukan sama sekali istilah-istilah tersebut beserta definisinya. Yang ada dalam buku tersebut adalah rumus-rumus berjumlah 36 buah yang mudah diingat secara alami untuk menguasai ilmu nahwu secara tuntas, beserta penjelasannya yang mudah dan contoh-contoh aplikasinya dalam sebuah kalimat (termasuk yang ada di dalam Al Qur’an) yang disertai dengan sejumlah latihan.