info bahasa arab

Metode AL-LUBAB ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab

metode lubab belajar nahwu

Bagi sebagian santri ataupun murid di sekolah pelajaran Nahwu shorof adalah satu pelajaran yang diangggap momok karena kadar kesulitannya . Setiap kali mendengar kata itu pasti konotasinya yang terbersit adalah hafalan , baik yang berupa nadhoman,natsar, tasrifan atau sekedar ringkasan. Padahal ilmu Nahwu shorof tersebut sangatlah penting sebagai alat untuk membaca atau mempelajari kitab kuning yang menjadi menu wajib di pondok pesantren dan juga madrasah-madrasah. Berangkat dari kondisi tersebut, berdasarkan pengalaman 15 tahun lebih menjadi pengajar ditambah dengan bekal ngaji di pondok pesantren, Ustadz Ahmad Fahruddin membuat metode baru dan ditulis menjadi buku yang diberi judul “ AL-LUBAB” ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab ( QUANTUM READING BOOK) Cara Cepat Membaca Kitab 6 Jam Langsung Praktek.

Metode AFLAT dari Lisanul 'Arab

AFLAT dalam bahasa Arab أفلت juga berarti membebaskan dan melepaskan. Dan memang termasuk misi utama AFLAT adalah melepaskan diri dari kekaburan akan pemahaman bahasa Arab dan membebaskan diri dari sikap masa bodoh terhadap bahasa Arab. أفلت juga memiliki kesamaan akar kata dengan اِفْتَلَتَ الكَلاَمُ yang berarti bicara lepas tanpa persiapan terlebih dahulu. Diharapkan kader-kader terbaik AFLAT akan mampu berbicara dalam bahasa Arab walaupun tanpa persiapan.

BSA, Menjadi Pionir Indonesia Mengajar Bahasa Arab

Sejak awal jurusan Bahasa dan sastra Arab (BSA) UIN Malang memiliki tekad kuat untuk menjerumuskan para guru bahasa Arab di berbagai daerah untuk bisa mengajarkan bahasa Arab dengan menyenangkan, menggembirakan dan membisakan. Tekad ini bukan hanya termaktub di dalam visi dan misi jurusan, tetapi sudah diaplikasikan sesuai dengan visi dan misinya, hal ini dibuktikan dengan telah melakukan seminar, wokrshop dan pelatihan pembelajaran bahasa Arab di berbagai pelosok, dimulai dari daerah Blitar, kabupaten Malang dan Gersik. “kita harus roadshow keberbagai daerah, karena para guru bahasa Arab di madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah dan sederajat sangat menginginkan ada perubahan cara mengajar yang lebih efektif dan efisien” ujar sekjur BSA, Faisol Fatawi, M.Ag.

Belajar Baca Kitab Metode Thoriqah

Kitab THORIQOH yang dikenal dengan nama MKKT (Musyawarah Kitab Kuning Metode THORIQOH) ini 75 persen diarahkan pada praktek membaca kitab Fathul Qorieb (kitab bertuliskan arab tak berharkat) yang membahas tentang tata cara beribadah kepada Allah SWT, masalah transaksi jual beli, pernikahan dan lain-lain yang tepat dan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Materi Pelajaran ARABINDO (arabindo.co.nr)

Team arabindo sebagaimana dapat dikunjungi pada alamat: http://arabindo.co.nr/ telah menyusun sebuah program pelajaran bahasa Arab yang ditujukan untuk Orang Indonesia. Program "Arabindo" ini dirancang sebagai program belajar mandiri yang mudah dipelajari oleh orang yang paling awam dalam Bahasa Arab sekalipun. Syaratnya hanya satu, anda harus MAHIR dan GEMAR membaca al-Quran. Dengan modal tersebut, sangat besar peluang anda untuk bisa berbahasa Arab, yang merupakan Bahasa al-Quran al-Karim, Bahasa al-Hadits asy-Syarif dan Bahasa Persatuan Ummat Islam sedunia.

Islam itu Satu atau Banyak?

Ada hadits Nabi yang menganjurkan kepada kita umat Islam untuk senantiasa merujuk kepada al- Quran dan al-Hadis dalam segala permasalahan yang ada terutama yang terkait dengan permasalahan agama dan keagamaan. Dengan pedoman ini mestinya tidak ada perbedaan pandangan di dalam Islam mengenai hal-hal yang terkait dengan permasalahan agama dan keagamaan. Namun dalam kenyataannya mengapa kita berbeda? Islam itu satu atau banyak?Atau dengan bahasa lain kebenaran itu satu atau lebih dari satu?

Strategi Jahat Zionis Terhadap Islam

Di saat semangat hijrah mulai redup dalam tubuh umat Islam, setelah sebelumnya mengumumkan keinginan untuk menyerang Iran, Israel pada awal tahun 1434 H benar-benar kembali menyerang Palestina secara brutal. Dengan serangan ini, sebenarnya secara tidak langsung Israel ingin menghadiahkan kepada umat Islam berupa mayat-mayat korban kebengisan Israel kepada dunia. Terlebih lagi yang akan dipersembahkan adalah anak-anak yang tidak berdosa. Di sini kita patut bertanya apakah yang sesungguhnya diinginkan oleh orang-orang Yahudi dan Israil pada umat Islam saat ini?