Metode Granada, 4 Langkah 8 Jam Mampu Menerjemah Qur'an

metode granada

Metode Granada merupakan metode menerjemah al-Qur'an yang dikembangkan oleh Ustadz Solihin Bunyamin Ahmad, Lc sejak 1998 atas dasar keinginan untuk memberikan yang terbaik pada peserta didik agar cepat mengerti bahasa al-Quran. Metode ini mengajarkan bagaimana menerjemahkan al-Qur'an melalui 4 langkah selama 6 jam. Delapan jam yang selama ini dipublikasikan sudah menghitung toleransi terhadap peserta didik

Metode 33, Cara Cepat Belajar Kitab Kuning

habib syakur

KH Dr Habib Syakur merumuskan sebuah metode yang diberinama “Metode 33” (tiga tiga) yang diperuntukkan bagi yang ingin dapat membaca kitab kuning dengan cepat. Metode ini dituangkan dalam bukunya “Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33”. Beliau menyatakan bahwa setidaknya terdapat empat maharah al-lughawiyyah (keahlian berbahasa), yaitu maharah al-istima’ (keahlian mendengar), maharah al-kalam (keahlian berbicara), maharah al-qira’ah (keahlian membaca), dan maharah al-kitabah (keahlian menulis). Buku ini hanya membidik satu dari empat maharah itu, yaitu maharah al-qira’ah. Untuk memahami dan mendalami Bahasa Arab secara komprehensif, keempat maharah itu memang harus dikuasai, namun dikatakan bahwa “Buku saya hanya memberikan kebutuhan praktis santri, pelajar, dan peserta didik yang mau belajar membaca kitab kuning,”

Lembaga Pendidikan Bahasa Arab Metode Muyassaroh

Metode Muyassaroh merupakan salah satu metode pembelajaran bahasa Arab yang ditemukan oleh Ustadz Moh. Mudhollafi, S.Ag untuk mampu membaca kitab kuning tanpa harakat secara mudah dan cepat serta mampu menterjemahkan Al-Qur'an. Metode ini disebarluaskan melalui berbagai program pelatihan, yang sasarannya adalah adalah siswa siswi sekolah formal tingkat SMA/MA dan masyarakat umum yang memiliki perhatian besar untuk peningkatan interpersonal dalam memahami Islam melalui penelusuran literatur dan referensi berbahasa Arab serta para guru bahasa Arab untuk bisa mengembangkan metode ini secara lebih luas sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

Metode AL-LUBAB ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab

metode lubab belajar nahwu

Bagi sebagian santri ataupun murid di sekolah pelajaran Nahwu shorof adalah satu pelajaran yang diangggap momok karena kadar kesulitannya . Setiap kali mendengar kata itu pasti konotasinya yang terbersit adalah hafalan , baik yang berupa nadhoman,natsar, tasrifan atau sekedar ringkasan. Padahal ilmu Nahwu shorof tersebut sangatlah penting sebagai alat untuk membaca atau mempelajari kitab kuning yang menjadi menu wajib di pondok pesantren dan juga madrasah-madrasah. Berangkat dari kondisi tersebut, berdasarkan pengalaman 15 tahun lebih menjadi pengajar ditambah dengan bekal ngaji di pondok pesantren, Ustadz Ahmad Fahruddin membuat metode baru dan ditulis menjadi buku yang diberi judul “ AL-LUBAB” ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab ( QUANTUM READING BOOK) Cara Cepat Membaca Kitab 6 Jam Langsung Praktek.

Metode AFLAT dari Lisanul 'Arab

AFLAT dalam bahasa Arab أفلت juga berarti membebaskan dan melepaskan. Dan memang termasuk misi utama AFLAT adalah melepaskan diri dari kekaburan akan pemahaman bahasa Arab dan membebaskan diri dari sikap masa bodoh terhadap bahasa Arab. أفلت juga memiliki kesamaan akar kata dengan اِفْتَلَتَ الكَلاَمُ yang berarti bicara lepas tanpa persiapan terlebih dahulu. Diharapkan kader-kader terbaik AFLAT akan mampu berbicara dalam bahasa Arab walaupun tanpa persiapan.

Belajar Baca Kitab Metode Thoriqah

Kitab THORIQOH yang dikenal dengan nama MKKT (Musyawarah Kitab Kuning Metode THORIQOH) ini 75 persen diarahkan pada praktek membaca kitab Fathul Qorieb (kitab bertuliskan arab tak berharkat) yang membahas tentang tata cara beribadah kepada Allah SWT, masalah transaksi jual beli, pernikahan dan lain-lain yang tepat dan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Mengenal Metode MUSTAQILLI

Umat Islam yang ingin mempelajari bahasa Arab, saat ini bisa mendapat kemudahan dengan ditemukannya Metode Mustaqilli oleh Ustad Agus Shohib Khoironi. Metode Mustaqilli ini dikembangkan oleh Ustad Agus Shohin Khoironi seorang alumnus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Metode ini merupakan sebuah metode baru yang bersumber pada kaidah Kitab Audlohul Manaahij.

Pages