SKB dan Kemenag Bangka Gelar Kursus Bahasa Arab

Inilah salah satu berita gembira bagi umat Islam, tidak hanya di Bangka Belitung, tetapi umat Islam dimana saja berada. Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sungailiat bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka akan menggelar kursus bahasa Arab. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan masyarakat mengenai bahasa Arab dan membekali kecakapan berbahasa Arab.

"Tujuannya untuk mempermudah dalam berkomunikasi karena bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional dan kursus ini untuk memperdalam pengetahuan dan mengenal lebih dalam mengenai bahasa arab," kata Kepala SKB Bangka Yudha Pranata, melalui rilis yang dikirimkanya kepada bangkapos.com, Jumat (5/4/2013).

Yudha mengatakan, mayoritas penduduk Bangka merupakan beragama Islam, maka sekarang ini bahasa Arab sangat diperlukan juga untuk mempermudah dalam berkomunikasi.

"Manfaat bahasa Arab sangat banyak, terutama ketika kita akan beribadah haji atau umroh, sangat membantu kita dalam berkomunikasi atau melakukan transaksi bisnis," kata Yudha.

Untuk kegiatan tersebut, Yudha mengatakan, SKB siap membantu terutama mengenai fasilitas dan administrasi sehingga dapat menunjang kelancaran kursus ini.

"SKB sangat interest dan bagi masyarakat yang berminat silahkan datang ke SKB Bangka di Jalan Pemuda Sungailiat, untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang kursus ini," ucapnya.

Sementara itu, Presiden Kelompok Kerja Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Bangka Farhan Habib Atturkey menjelaskan, manfaat kursus ini untuk membekali kecakapan berbahasa Arab dan menambah wawasan keislaman bagi siapa saja khususnya para penyuluh agama, ustad dan ustadzah, da'i, mahasiswa maupun juga tenaga kerja yang mau berkompetisi atau melanjutkan pendidikan di dalam dan luar negeri.

"Insyaallah kursus ini akan banyak manfaatnya dan bisa menambah pengetahuan dan wawasan kita," ungkap Farhan.

Rencananya kursus ini akan menggunakan sistem pembelajaran yang mengutamakan dialog dan teori dengan tenaga pengajarnya dari penyuluh agama Kemenag Bangka.

"Terbuka untuk umum mulai dari SD, SMP, SMA, mahasiswa dan masyarakat dan untuk bulan pertama gratis, jadi mari belajar bahasa arab ke SKB dan semoga menjadi asbab iman," kata Farhan.

Sebelumnya, Wakil Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sungailiat Maswan, mengharapkan para guru bisa memasukkan pelajaran agama dalam pelajaran lain seperti matematika, bahasa, kesenian hingga olahraga. "Sebelum belajar matematika sambil bernyanyi anak-anak diberikan Bahasa Arab lima menit saja, sehingga anak-anak bisa hapal 10 kata Bahasa Arab. Begitu juga dengan Rukun Imam dan Rukun Islam bisa dengan menyanyi sehingga anak-anak cepat hapal dan mudah diingat," saran Maswan, Sabtu (2/2/2013) dalam sambutannya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad di SDN 3 Sungailiat.

Selain itu guru agama juga bisa menyampaikan pelajaran mandi wajib bagia anak-anak karena diusia  12 tahun bagi yang putri sudah haid dan akil baliq. "Pelajaran agama ini bisa menjadi muatan lokal, sehingga dimasukan dalam kurikulum dengan konten keagamaan secara integritas," pesan Maswan.

Kategori Artikel: