Seminar Sehari Strategi Pembelajaran Bahasa Arab untuk Anak

Yayasan Ahsanul Kalam bekerjasama dengan Forum Guru TPQ Kecamatan Cisauk, telah menyelenggarakan Seminar Sehari Strategi Pembelajaran Bahasa Arab untuk Anak pada hari Ahad, 14 April 2013 bertempat di Aula Kecamatan Cisauk. Acara yang dibuka oleh Bapak Camat Cisauk ini berlangsung dengan peserta kurang lebih 80 orang, terdiri dari para guru TPQ dan aktivis masjid di sekitar Kecamatan Cisauk.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh sebuah keprihatinan tentang kondisi semangat umat dalam mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an atau bahasa Islam. Upaya harus dilakukan, walau sesedikit apapun Insya Allah akan bisa memberi sumbangan bagi kemajuan Islam. Dalam kaitan dengan hal ini, pembinaan kepada anak-anak penerus harus lebih dikedepankan. Santri TPQ sebagai generasi penerus, perlu mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk mendapatkan pelajaran berbahasa Arab. Mengingat kemampuan rata-rata orang tua santri dalam berbahasa Arab sangat minim, maka peran tersebut sudah semestinya dibantu oleh para guru di Taman Pendidikan Al-Qur'an. Sebagaimana disadari bahwa kebanyakan orang tua santri telah menyerahkan sepenuhnya pendidikan agama anak-anaknya kepada TPQ, maka peran TPQ mestinya bisa ditingkatkan lebih luas tanpa meninggalkan peran utamanya mengajarkan Baca Tulis Al-Qur'an. Bahkan, satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam mengajarkan Al-Qur'an adalah tidak semata-mata untuk membaca dan menulis, tetapi termasuk juga di dalamnya adalah mengajarkan Bahasa Al-Qur'an (Bahasa Arab).

Seminar ini dimaksudkan untuk menyampaikan pentingnya bahasa Arab diajarkan melalui metode yang tepat kepada umat Islam umumnya dan santri TPQ pada khususnya dengan tujuan terwujudnya kegiatan belajar mengajar bahasa Arab di TPQ yang terarah dan menyenangkan baik bagi guru ataupun santri. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mendapatkan peningkatan wawasan dan pemahaman tentang pentingnya bahasa Arab dan penerapan metode pembelajaran yang tepat bagi anak-anak khususnya dan umat Islam pada umumnya, sehingga terdorong untuk mengaplikasikan metode pembelajaran tersebut di lingkungannya masing-masing serta mensyiarkan pentingnya Bahasa Arab ke lingkup yang lebih luas.

Camat Cisauk dalam sambutannya mengatakan bahwa berbagai kemajuan pembangunan telah berhasil dicapai dimasa tugasnya saat ini. Namun demikian, semua itu tidak akan bermakna jika tidak diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual, terutama bagi generasi muda. Salah satu mimpi yang ingin diwujudkan oleh pemimpin Cisauk ini adalah terbangunnya Masjid Raya Cisauk, yang didalamnya terdapat lembaga atau pusat pengkajian Islam.

Para pembicara yang menjadi narasumber acara ini adalah: Ustadz Tohirin, Lc.MAg dengan materi Pentingnya Belajar Bahasa Arab, Ustadz Mudarip Muslim, Lc menyampaikan Strategi Pembelajaran Bahasa Arab bagi Anak Usia Dini, dan Ustadz Ahmad Anshori, S.PdI,MA yang menjadi "gong" acara seminar ini dengan paparannya yang atraktif mengenalkan Metode Tamyiz sebagai metode yang tepat dan cepat bagi siapa saja yang ingin menguasai bahasa Al-Qur'an.

Acara ditutup dengan sambutan oleh Kepala KUA kecamatan Cisauk yang menyambut gembira dan merekomendasikan metode Tamyiz ini untuk disebarluaskan di wilayah kecamatan Cisauk.

Kategori Artikel: